You are here
Cara Menyusui Bayi Yang Baik dan Benar Kesehatan 

Cara Menyusui Bayi Yang Baik dan Benar

Menyusui bayi adalah tahap selanjutnya yang akan dijalani oleh para ibu setelah mengandung dan melahirkan. Penting untuk anda para ibu menyusui untuk mengetahui cara menyusui yang benar. Tata cara mengenai teknik menyusui secara tepat akan membantu bayi Anda untuk mendapatkan ASI yang cukup dan menyusu dengan tenang. Selain itu, Anda pun bisa terhindar dari payudara yang membengkak atau puting lecet. Janganlah mengira bahwa menyusui bayi adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Proses menyusui bayi bukanlah sesulit yang Anda bayangkan asalkan Anda mengetahui cara menyusui yang benar. Puting Anda akan terhindar dari lecet jika Anda menggunakan beberapa teknik menyusui dibawah ini.

  1. Tahap persiapan
    Ada tahapan yang perlu Anda lakukan terlebih dahulu sebelum memulai menyusui bayi. Anda perlu mencuci tangan terlebih dulu dengan air mengalir. Setelahnya, anda dapat mencari tempat menyusui bayi yang tenang dan nyaman. Siapkan juga jumlah dan posisi bantal atau penyangga lainnya yang Anda rasa cukup pas untuk menyusui. Persiapan ini memang sedikit repot tetapi dapat membantu Anda ketika menyusui nanti.
  2. Tahap memposisikan bayi
    Saat Anda mulai duduk dengan bantal penyangga yang pas maka peraslah sedikit ASI lalu oleskan ASI tersebut pada bagian puting. Hal tersebut bisa mencegah pertumbuhan mikroorganisme pada puting. Selain itu, puting Anda pun juga akan terjaga kelembapannya sehingga tidak mudah lecet atau pecah-pecah ketika bayi menghisap puting. Jika Anda sudah melakukannya maka tahap selanjutnya adalah rilekskan diri Anda agar bisa menyusui bayi dengan fokus. Angkatlah bayi Anda lalu pegang belakang bahunya. Jangan memegang bagian dasar kepalanya. Selanjutnya, rapatkan dada bayi dengan dada Anda (di bawah payudara). Pastikan agar dagu bayi menempel pada payudara Anda. Jangan sampai hidung bayi tertekan. Oleh karena itu jauhkan hidungnya dari payudara Anda. Ini bisa dilakukan dengan trik sederhana, yaitu tekan bokong bayi dengan lengan Anda. Peganlah bayi dengan menggunakan satu lengan saja. Tempelkan perut bayi pada perut Anda. Perhatikan posisi tangan bayi yang membelakangi Anda. Tempatkan lengan tersebut di belakang yaitu pada celah lengan Anda agar tidak tertekan.
  3. Tahap menyusui bayi
    Posisi bayi yang benar akan memudahkan bayi untuk mengisap ASI dan mendapatkan ASI yang cukup. Selain itu, ini juga dapat menghindarkan bayi Anda dari tersedak. Pada saat ingin menyusui, peganglah payudara Anda dengan ibu jari. Jari yang lain ditempatkan di bagian bawah sehingga nampak seperti penopang. Hindarkan untuk menekan bagian puting dan aerola. Mulailah untuk menyentuhkan puting susu pada salah satu sudut mulut bayi. Ini merupakan tahap rangsangan pada bayi untuk mulai menyusu. Bayi akan mulai mencari puting dan membuka mulutnya lalu mulai mengisap ASI. Ketika bayi mulai mengisap maka Anda tidak perlu lagi memegang payudara. Selama menyusui bayi, hendaklah menatap wajah bayi. Hal itu bisa menjadi meningkatkan ikatan antara Anda dan bayi Anda. Sebisa mungkin, hindarilah aktivitas lainnya karena akan menganggu fokus Anda dalam menyusui. Selain menatap, elus-eluslah bayi Anda dengan lembut dan penuh kasih sayang menggunakan tangan yang tidak menopang tubuh bayi. Utamakanlah untuk mengelus bagian kepala bayi.

Related posts