You are here
Masalah-Masalah pada Pompa Air dan Cara Mengatasinya Arsitektur 

Masalah-Masalah pada Pompa Air dan Cara Mengatasinya

Pesatnya pertumbuhan penduduk secara otomatis turut mempengaruhi kebutuhan akan air bersih. Layanan air bersih dari pemerintah sudah berhasil menjangkau hingga tempat terpencil. Namun tak jarang masih ada banyak persoalan lain seperti saluran air yang tidak lancar hingga air macet selama berjam-jam atau berhari-hari. Oleh karenanya, selain menyiapkan sumber air cadangan atau tandon air, kita juga perlu melakukan antisipasi dengan menggunakan pompa air untuk sumur.

Memilih pompa di tempat bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki. Contohnya untuk rumah tangga bisa memilih pompa air dengan kapasitas debit air yang kecil dan hemat energi. Namun, jangan lupa untuk membelinya di tempat jual pompa air yang terpercaya.

Pompa air juga membutuhkan cara pemasangan dan perawatan yang benar. Karena jika tidak, akan terjadi beberapa masalah yang berujung pada kerusakan. Berikut beberapa masalah umum pada pompa air dan cara mengatasinya:

  1. Mesin menyala normal namun air yang mengalir sangat kecil

Masalah ini bisa dipicu oleh banyak faktor, diantaranya :

  • Mesin pompa air sudah lama terpakai. Jika digunakan selama bertahun-tahun, ada kemungkinan masalah tersebut disebabkan motor pompa yang lemah sehingga putaran mesin kurang maksimal.
  • Adanya kerak yang menumpuk sehingga mengganggu jalannya mesin.
  • Spesifikasi pompa air tidak sesuai. Misalnya membeli pompa baru di toko yang menjual pompa air dengan daya hisap 9 meter, padahal akan dipasang pada sumur dengan kedalaman 12 meter. Ini mengakibatkan kinerja mesin cukup berat sehingga daya hisapnya juga lemah.

  1. Mesin menyala dengan lambat dan tersendat-sendat

Kondisi mesin pompa bisa menyala namun dengan putaran tidak normal, seperti tersendat-sendat. Masalah ini bisa diakibatkan:

  • Ada sesuatu yang tersangkut di kipas motor.
  • Dinamo motor sudah rusak dan terdapat gejala terbakar.
  • Tegangan listrik berada jauh di bawah tegangan normal. Umumnya tegangan normal yang dibutuhkan agar mesin dapat menyala normal adalah 200–225 V. Di bawah itu, bisa dipastikan mesin akan lambat dan tersendat-sendat.

  1. Mesin tidak menyala sama sekali

Jika sumber listrik sudah dihubungkan pada pompa dengan benar tapi mesin tidak menyala sama sekali, cobalah untuk memutar motor pompa di bagian kipas dengan obeng searah jarum jam. Jika tetap tidak bergerak, bisa jadi dinamonya yang rusak. Selain itu, kerusakan kapasitor juga bisa berakibat mesin tidak menyala.

Nah, sekarang Anda sudah paham bagaimana mengatasi masalah pada pompa air, bukan? Jika ingin membeli pompa air, carilah toko yang menjual pompa air berbagai merek lengkap. Jangan lupa, lakukan survey kecil-kecilan mengenai harga jual pompa air sebelum memutuskan membeli pompa air yah. Semoga bermanfaat!

Related posts

Leave a Comment