You are here
Memilih Website Agar Mendapatkan Berita Berbobot Lain Lain 

Memilih Website Agar Mendapatkan Berita Berbobot

Adakah dari Anda yang sampai saat ini belum pernah menggunakan koneksi internet dalam berkegiatan sehari-hari? Mungkin hanya sebagian kecil atau bahkan tidak ada yang seperti itu, bukan? Keberadaan jaringan internet membuat informasi yang beredar pun semakin beragam. Menurut data dari survey Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) sepanjang tahun 2014 lalu pengguna internet di Indonesia 88,1 juta atau 6% dari total keseluruhan penduduk Indonesia. Agar lebih cerdas memilih berita dan artikel website, satu cara yang disarankan adalah memilih sendiri sumber berita yang hendak dibaca. Tentunya Anda harus dengan sadar memilih juga situs website yang tidak selalu segaris dengan pendapat Anda, tetapi sudah terbukti terpercaya. Bila Anda mengumpulkan banyak sumber berita, agak merepotkan juga mengunjungi semua situs web tersebut satu-satu. Ini merupakan salah satu alasan kenapa orang membiarkan berita tersebut disaring lewat lingkaran sosial di Facebook atau Twitter. Cara terbaik untuk mengelola sumber berita dalam jumlah besar adalah menggunakan aplikasi atau langsung akses ke website misalnya https://www.jokowi.link/.

Penting untuk Anda menjadi sesorang yang melek informasi atau mampu membedakan informasi yang benar atau tidak. Kami memiliki tips agar sebuah informasi ini tidak membuat anda kabur dalam memilih fakta. Banyak orang pada saat ini menggunakan ponsel pintar sebagai peranti utama buat berbagai keperluan, termasuk untuk membaca berita. Ada berbagai aplikasi pembaca berita yang bisa digunakan seperti https://www.jokowi.link/, Google Play Newsstand, dan Flipboard. Namun kebanyakan sumber berita dari aplikas-aplikasi seperti ini dipilih sendiri oleh pengembang, dan agak susah menambahkan sumber berita sendiri.

  1. Berpikir skeptis
    Informasi yang berada di internet belum tentu benar, bahkan dari portal berita online sekalipun. Karena diharuskan cepat dalam menyebarkan informasi akan membuat kesalahan rentan terjadi. Anda harus skeptis atau ‘ragu’ dengan informasi yang Anda baca. Persepsi ‘mudah percaya’ akan membuat Anda mudah pula untuk tidak peduli dengan kebenaran informasi tersebut.
  2. Menyaring informasi sesuai kebutuhan
    Anda akan menemukan informasi yang jumlahnya tak terhitung. Penting untuk diperhatikan bahwa tujuan dalam pencarian informasi yang Anda lakukan adalah untuk membantu diri Anda. Sehingga Anda akan fokus untuk mencari apa yang diperlukan dan tidak terpengaruh dengan informasi lain yang akan membuat pencarian Anda menjadi rancu. Oleh sebab itu Anda harus mengetahui benar apa yang ingin Anda cari.
  3. Memilih lebih dari satu sumber informasi
    Dengan memiliki beberapa referensi akan memudahkan Anda untuk membandingkan informasi yang sebelumnya telah didapat. Misalnya Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kelanjutan sebuah peristiwa, maka Anda perlu untuk mendapatkan informasi tambahan lain dari sumber yang berbeda. Hal ini akan membantu Anda menyaring manakah yang benar-benar terjadi dan tidak.
  4. Reputasi sumber informasi
    Anda perlu mengetahui apakah sumber informasi Anda memiliki track record atau kredibilitas yang baik atau tidak. Jika Anda sudah mengetahui bahwa informan Anda adalah seseorang atau sebuah instansi yang reputasinya buruk, ada baiknya Anda meragukan inforamasi yang diberikan. Bukan berarti menutup peluang Anda untuk mencari informan sebanyak-banyaknya, tetapi mengetahui reputasi sumber informasi akan membantu Anda mendapatkan informasi yang berkualitas. Era yang semakin maju akan membuat informasi semakin mudah didapatkan dengan beragam cara. Oleh sebab itu Anda harus melengkapinya dengan persiapan diri yang baik. Karena kesalahan dalam mengolah informasi akan berdampak pula bagi aktivitas keseharian Anda.

Related posts