Saat ini, bentuk pasar telah berkembang pesat untuk beradaptasi dengan budaya dan keadaan masyarakat modern, termasuk pasar online. Pasar online, fasilitas atau toko / pasar sebagai tempat untuk menawarkan dan menjual barang atau jasa melalui dunia maya atau internet.

Di pasar online, pembeli atau konsumen tidak lagi perlu tatap muka atau kontak langsung dengan penjual. Toko atau pasar virtual ini hanya mengharuskan konsumen memenuhi layar komputer, gadget, atau perangkat yang memiliki akses ke internet.

Selain itu, konsumen dapat melihat barang yang ditawarkan dengan foto atau video di toko virtual dan kemudian memilih barang yang akan dibeli. Pembayaran juga dapat dilakukan secara online atau dalam bentuk transfer ke nomor akun yang ditentukan. Di Indonesia, belanja online tidak asing dengan masyarakat. Pola perilaku belanja offline orang Indonesia telah bergeser ke belanja online. Ini tidak bisa dipungkiri jika budaya belanja online berkembang pesat.

Didukung oleh perkembangan teknologi informasi, sehingga memudahkan warga Indonesia untuk mengakses semua kebutuhan harian pasar online.

Dilaporkan dari Nextren.grid.id, perubahan dalam pola belanja online ini tercermin dalam meningkatnya jumlah transaksi e-commerce. Laporan tahunan yang diterbitkan oleh We Are Social menunjukkan bahwa persentase orang Indonesia yang membeli barang dan jasa secara online dalam satu bulan pada 2017 mencapai 41% dari total populasi, meningkat 15% dibandingkan dengan 2016, yang hanya 26%.

Shopback baru-baru ini melakukan survei di antara lebih dari 1.000 responden di Indonesia. Dari survei, 70,2% menyatakan bahwa keberadaan toko online memengaruhi perilaku belanja mereka, di mana mereka sering berbelanja menggunakan toko online. Menariknya, 83,1% responden mengklaim telah berada di toko offline untuk melihat item dan kemudian membelinya secara online. Ini karena banyaknya promosi yang ditawarkan oleh platform e-commerce dan mereka mendapatkan uang kembali ketika mereka melakukan transaksi toko online. Berdasarkan data ini, itu menunjukkan bahwa ada perubahan budaya oleh masyarakat Indonesia dalam hal jual beli dan diyakini sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.