You are here
Ini Dia Perhitungan HPL Berdasarkan Rumus Naegele Dan Rumus Pariks Lain Lain 

Ini Dia Perhitungan HPL Berdasarkan Rumus Naegele Dan Rumus Pariks

Keuntungan dari anda mengetahui hari perkiraan lahir ( HPL ) bayi adalah agar dimudahkan didalam merencanakan berbagai persiapan menjelang persalinan secara detail. Pada saat anda sedang memeriksakan kandungan secara rutin, Hari Perkiraan Lahir ( HPL ) bayi bisa anda ketahui dengan cara bertanya langsung kepada dokter atau bidan. Tetapi anda juga dapat mengetahui HPL dengan mudah, dengan menghitungnya sendiri. Normalnya masa kehamilan itu akan berlangsung selama 40 minggu atau 280 hari berdasarkan hasil perhitungan hari pertama haid yang normal yang terakhir ( HPHT ) sebelum seorang wanita itu dinyatakan hamil.

HPL berdasarkan riwayat menstruasi atau yang dikenal dengan rumus Naegele lalu disempurnakan dengan dengan menggunakan rumus Pariks adalah sebuah rumus yang dipercaya akurat dapat mengetahui HPL bayi.

Berikut perhitungan HPL berdasarkan rumus Naegele dan rumus Pariks diantaranya yaitu :

  1. HPL Dengan Rumus Naegele

Disini HPL akan dihitung berdasarkan HPHT anda kemudian akan dihitung dengan menggunakan rumus Naegele sebagai berikut :

Tahun : tetap                                                   Tahun : ditambah 1

Bulan : ditambah 9                  atau               Bulan  : dikurangi 3

Hari : ditambah 7                                                 Hari    : ditambah 7

Sebagai contoh hari pertama haid terakhir anda itu adalah 5 Februari 2018, maka perkiraan anda akan melahirkan itu adalah :

Tahun : 2018

Bulan  : 2 + 9 = 11

Hari     : 5 +7  = 12

Jadi hari perkiraan anda akan melahirkan bayi itu adalah di tanggal 12 November 2018.

Namun kelemahan dari rumus Naegele ini adalah hanya bisa digunakan oleh wanita dengan siklus haid persis 28 hari.

  1. HPL Dengan Menggunakan Rumus Parikh

Kelebihan dari rumus ini adalah dapat digunakan oleh wanita dengan siklus haid yang tidak persis 28 hari. Disini HPL akan dihitung berdasarkan lama siklus haid dikurangi 14 hari kemudian akan dihitung dengan menggunakan rumus Parikh sebagai berikut :

HPL = HPHT + 9 bulan + ( lama siklus haid – 21 hari )

Sebagai contoh HPHT anda itu adalah 1 Januari 2011 dan siklus haidnya 28 hari, maka setelah dihitung dengan menggunakan rumus naegele akan dihasilkan HPL 8 Oktober 2011. Tetapi jika siklus haidnya itu 35 hari sehingga jika menggunakan rumus Parikh maka tanggal kelahirannya menjadi :

HPHT + 9 bulan + (35 -21) = 15 Oktober 2012

Itulah perhitungan HPL berdasarkan rumus Naegele dan rumus Pariks. Jika perhitungan HPL dengan menggunakan rumus Naegele dan rumus Pariks akan merepotkan anda maka sebaiknya anda menggunakan kalkulator kelahiran untuk menghitungnya.

Related posts